prosesor adhem versus es balok pasar

prosesor adhem versus es balok pasar absurd

Judul “Prosesor Adhem versus Es Balok Pasar” ini sungguh revolusioner, euy! Sebuah pertarungan titisan dewa, kayaknya. Kumaha ceritanya, prosesor yang katanya “adhem” itu, kok bisa tanding sama es balok pasar? Ini kan kayak excavator ngajak duel android, Pakdhe. Logikane piye?

Mungkin prosesornya pakai casing kulkas mini, terus es baloknya dibekukan di freezer yang super canggih. Eta lho, Pakdhe, ini bukan soal siapa yang lebih dingin, tapi tentang eksistensi absurd yang bikin kita mikir: “Apa, sih, yang sedang diperjuangkan?” Gak ada yang menang, gak ada yang kalah. Toh, pada akhirnya, keduanya cuma akan mencair. Wis, ngono ae.