*Halo para sobat kuliner imajiner!* Kali ini kita bahas resep *anti-mainstream* nih, “cara nggunakake lampu flash nggo manggang sate”. Eta teh ide ti mana, euy?
Jadi gini, konon kabarnya, radiasi cahaya flash dari android atau bahkan lampu excavator mini (kalau ada) bisa jadi *alternative fuel* buat sate kita. Ekspektasi: mateng merata, aroma *light-roasted*, tekstur *crispy* luar dalam. Realita: sate *masih dingin* dan *flash hape* jebol. Duh, kumaha atuh?
Pakdhe, perlu diketahui, cahaya flash itu kan spektrumnya beda sama bara api. Ibaratnya, sampean mau manasin air pake senter, ya *kapan mendidihnya*, Pakdhe? Jangan salah tafsir, ini bukan berarti tidak mungkin ya, tapi butuh teknologi *quantum* yang belum kita temukan di warung kopi. Mungkin nanti, kalau ada sate *anti-gravitasi* dan bumbu *teleportasi*, baru deh lampu flash bisa jadi *heater* andalan. Pokoknya, *teori konspirasi* tentang lampu flash buat sate ini patut dipertimbangkan sebagai hiburan semata, Pakdhe!