Stabilisator versus tangan lindu, euy! Ini drama horor komedi yang bikin pusing tujuh keliling, atuh. Smartphone Android jaman now, Pakdhe, canggih-canggih pisan stabilisasinya. Tapi kumaha jeung tangan sing wis gemeteran, koyo lindu 5 SR tiap jepret?
Jarene, stabilisator itu kayak jurus mabuk biar hasil foto nggak kayak lagi naik excavator di tol. Tapi tangan lindu? Itu level dewa mabuk, bos! Nggak mempan atuh sama stabilisator canggih sekalipun. Hasilnya tetap blur, kayak mimpi basah habis minum es jeruk campur kopi.
Pakdhe, akhirnya mah dua-duane sama-sama hebat, tapi di arena yang berbeda. Stabilisator menang di lab, tangan lindu menang di hati seniman abstrak. Intinya, tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah, Pakdhe. Ini cuma drama kehidupan yang tak ada habisnya.