Wah, judul “Sega Kucing versus Helikopter” iki lho, Pakdhe, njur mikir keras. Kumaha carane iku iso dadi peperangan epik? Apa helikoptere lagi nganter pizza, terus kucinge njaluk diskon? Atau jangan-jangan, sega kucingnya itu sega kucing gaib yang punya kemampuan ninja? Euy, eta mah ora masuk akal babar blas!
Secara ilmiah, jelas-jelas helikopter itu lebih gede, lebih banter, miber sisan. Tapi, Pakdhe, ini kan urusannya sama sega kucing. Jangan-jangan sega kucingnya itu punya kekuatan mistis to? Mungkin ada jampi-jampi dari mbah dukun di pojok desa. Jadi, ketika helikopter mampir mo mendarat, sega kucingnya langsung mengeluarkan aura-aura semesta yang bikin baling-baling helikopter jadi mlempem kayak kerupuk kena aer. Tapi ya sudahlah, namanya juga imajinasi liar, Pakdhe. Ora ono sing menang, ora ono sing kalah, kabeh podo wae!