Vivo
Mau HP yang bisa diajak ngebut tapi kantong tetap aman, nih? Untuk tahun rilisnya, kita belum dapat info pastinya, tapi tenang, spesifikasi lainnya nggak kalah menarik buat dibahas, kok.
Kita mulai dari otaknya, eh, chipset. Sayangnya, kita belum tahu nih, Vivo ini pakai dapur pacu dari siapa. Tapi tenang, Pemirsah, kita akan bahas lebih lanjut kalau info ini udah ada.
Yang jelas, dengan spek yang pas, HP ini bisa diandalkan buat kegiatan sehari-hari, mulai dari nge-chat gebetan hingga scroll TikTok. Walaupun belum ada info detail, bukan berarti Vivo ini nggak asik, ya. Pastinya, Vivo menawarkan sesuatu yang bikin penasaran, kan?
Dapur Pacu
Snapdragon 865 nih, yang jadi “otak” dari HP Vivo ini, dengan fabrikasi 7nm+. Prosesornya punya delapan inti, terbagi buat nge-handle berbagai tugas. Bayangin aja, ada inti buat kerja berat, ada juga buat tugas sehari-hari yang lebih ringan.
Buat urusan grafis, ada Adreno 650 yang siap nge-render gambar di layar. Jadi, main game kekinian masih aman, lah. CPU-nya sendiri punya clock speed sampai 2.84 GHz, bikin buka aplikasi atau pindah-pindah menu terasa sat-set.
Dengan kombinasi ini, HP Vivo harusnya cukup buat nge-game, multitasking, atau sekadar buat nge-scroll sosmed. Nah, buat kamu yang suka ngulik, pasti penasaran nih, seberapa panas nih HP kalau dipakai nge-game terus?
Kamera
Gimana sih hasil jepretan dari HP Vivo ini? Kamera belakang utamanya punya fitur color spectrum sensor, dual-LED dual-tone flash, HDR, dan panorama. Video yang dihasilkan juga lumayan, bisa sampai 8K@30fps. Buat yang suka bikin konten, ini udah lebih dari cukup, lah!
Untuk video, ada pilihan 4K di 30 atau 60fps, bahkan 1080p di 30 atau 60fps juga tersedia. Jangan khawatir video goyang karena ada gyro-EIS. Mantap, kan?
Kamera depan atau selfie-nya juga oke punya, sudah ada HDR. Video selfie-nya mentok di 1080p@30fps. Buat video call atau bikin konten di sosmed, masih aman banget. Kalau buat foto-foto, hasilnya juga nggak malu-maluin buat diunggah ke Instagram. Gimana, tertarik buat nyobain?
Layar
Layar Vivo ini punya ukuran 6,56 inci dengan resolusi 1080 x 2376 piksel. Layarnya cukup lega, cocok buat nonton drakor atau scrolling media sosial. Rasio layar ke bodi mencapai 90,4%, jadi tampilan visualnya terasa lebih luas dan nggak banyak “dagu” di bagian bawah.
Kerapatan pikselnya sekitar 398 ppi, artinya tampilan gambar dan teks cukup tajam dan detail. Pemirsah, seperti jendela visual, layar ini memberikan pengalaman yang lumayan memadai untuk penggunaan sehari-hari. Warna yang dihasilkan juga cukup oke, nggak terlalu ngejreng atau pucat.
Buat yang suka main game, layar ini masih nyaman dipakai meskipun bukan yang paling istimewa. Tapi secara keseluruhan, layar Vivo ini sudah cukup buat nemenin aktivitas harian, mulai dari browsing sampai streaming video. 😎
Baterai
Baterai Vivo ini punya pengisian daya 44W, yang klaimnya bisa nge-charge sampai 62% dalam waktu 30 menit. Bayangin aja, lagi buru-buru mau cabut, eh, batere udah hampir penuh lagi.
Buat pemakaian sehari-hari, ini sih udah lebih dari cukup. Nggak perlu khawatir banget batere langsung tekor kalau lagi asik nge-game atau streaming. Mirip kayak punya bensin cadangan di motor, aman buat keliling kota.
Untungnya, Vivo ngerti banget kebutuhan anak muda sekarang yang nggak mau ribet nungguin HP nge-charge lama. Jadi, kalau lagi butuh daya kilat, fitur ini bakal sangat membantu, deh! Mantap!
Memori
Mau main game tanpa khawatir penuh memori? Vivo menawarkan beberapa opsi memori internal, mulai dari 128GB hingga 256GB, dipadukan dengan RAM 8GB atau 12GB. Ini artinya, kamu punya cukup ruang buat menyimpan foto, video, aplikasi, dan game favoritmu.
Bayangin, RAM itu kayak meja kerja di warung kopi, semakin luas mejanya, semakin banyak pesanan yang bisa kamu kerjain sekaligus tanpa bikin warung jadi lemot. Dengan RAM yang cukup besar, kamu bisa buka banyak aplikasi sekaligus, mulai dari nge-chat, dengerin musik, sampai main game, tanpa lag.
Buat yang suka koleksi foto dan video, atau hobi download banyak aplikasi, opsi memori internal 256GB jelas lebih memuaskan. Jadi, kamu nggak perlu khawatir lagi harus sering-sering hapus file demi ruang penyimpanan. Mantap, kan?
Konektivitas
Bluetooth 5.1 di HP Vivo ini udah cukup buat ngehubungin ke berbagai perangkat, mulai dari speaker sampai earphone tanpa ribet. GPS-nya juga lengkap, ada GPS, GLONASS, BDS, dan GALILEO, jadi urusan navigasi dan penentuan lokasi harusnya akurat, deh.
Buat kamu yang suka mobile payment, NFC juga udah disediain. Jadi, nggak perlu lagi deh gesek-gesek kartu, tinggal tempel aja. Sayangnya, nggak ada radio di HP ini. Mungkin buat sebagian orang ini nggak masalah, tapi buat yang suka dengerin radio pas lagi santai, ya agak kurang seru.
Terakhir, ada USB Type-C yang udah jadi standar. Enaknya, colokan ini bisa dibolak-balik, jadi nggak perlu khawatir salah pasang. Udah gitu, HP ini juga punya fitur OTG, yang memungkinkan kamu nyambungin flashdisk atau perangkat lain langsung ke HP. Mantap, kan?
Desain & Body
Bodi belakang Vivo ini hadir dengan dua pilihan material: kaca atau kulit sintetis, serta bingkai aluminium yang kokoh. Beratnya sekitar 192.2 gram, lumayan pas di genggaman, nggak terlalu enteng tapi juga nggak bikin tangan pegel kalau dipake buat main game atau scrolling sosmed seharian. Buat yang suka tampilan elegan, Vivo menawarkan opsi bodi belakang kaca.
Desainnya juga mendukung penggunaan dual SIM (Nano-SIM), jadi kamu bisa aktif di dua nomor sekaligus tanpa ribet. Pilihan materialnya juga oke nih, memberikan kesan premium tanpa harus bikin kantong bolong. Jadi, buat anak muda yang pengen HP dengan tampilan kece dan nyaman digenggam, Vivo ini bisa jadi pilihan yang menarik, deh! Gimana, tertarik buat nyobain, Sob?
Informasi Umum
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Launch | Status: Discontinued |
Body & Desain
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Body | Weight: 192.2 g (6.77 oz) | Build: Glass front, eco leather back or glass back, aluminum frame | SIM: Nano-SIM + Nano-SIM |
Performa
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Platform | Chipset: Qualcomm SM8250 Snapdragon 865 5G (7 nm+) | CPU: Octa-core (1×2.84 GHz Cortex-A77 & 3×2.42 GHz Cortex-A77 & 4×1.80 GHz Cortex-A55) | GPU: Adreno 650 |
Memori
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Memory | Internal: 128GB 8GB RAM, 256GB 8GB RAM, 256GB 12GB RAM |
Kamera
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Main Camera | Features: Color spectrum sensor, Dual-LED dual-tone flash, HDR, panorama | Video: 8K@30fps, 4K@30/60fps, 1080p@30/60fps, gyro-EIS |
| Selfie camera | Features: HDR | Video: 1080p@30fps |
Layar
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Display | Size: 6.56 inches, 104.6 cm 2 (~90.4% screen-to-body ratio) | Resolution: 1080 x 2376 pixels (~398 ppi density) |
Baterai
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Battery | Charging: 44W wired, 62% in 30 min |
Jaringan
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Network | 2G bands: GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 | 3G bands: HSDPA 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100 | 4G bands: 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 12, 17, 18, 19, 26, 34, 38, 39, 40, 41 | 5G bands: 1, 3, 41, 77, 78, 79 SA/NSA | Speed: HSPA, LTE, 5G |
Lainnya
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Sound | 3.5mm jack: No |
| Comms | Bluetooth: 5.1, A2DP, LE, aptX HD | Positioning: GPS (L1+L5), GLONASS, BDS, GALILEO | NFC: Yes | Radio: No | USB: USB Type-C, OTG |
| Misc | Models: V2011A | Price: About 630 EUR |
| Our Tests | Display: Contrast ratio: Infinite (nominal) | Camera: Photo / Video | Loudspeaker: -27.5 LUFS (Good) | Battery (old): Endurance rating 93h |