Motorola G Pure: Review Singkat, Kamera 13MP & Baterai Tahan Lama

Bro, santai dulu ngopi sambil dengerin gue cerita soal HP baru nih, Motorola G Pure namanya. Jangan salah, meski namanya “Pure”, bukan berarti isinya cuma air putih doang, ya! Ini nih HP buat lo yang nggak neko-neko, pengen punya smartphone buat sehari-hari tanpa harus jual ginjal.

Buat yang hobinya aktif di medsos, chatting, streaming, atau sekadar nyari info di internet, ini cocok banget. Targetnya? Ya, anak muda kayak kita-kita, mahasiswa, atau siapapun yang butuh HP andalan tapi budgetnya nggak bikin kantong bolong. Penasaran kan, gimana performanya, kameranya, dan apa aja kelebihan lainnya yang bikin HP ini layak dilirik? Cus, langsung aja kita bedah tuntas!

Dapur Pacu

Brader, ngomongin dapur pacu Motorola G Pure, ibarat mesin motor, nih. Dia dibekali otak Mediatek Helio G25, yang kalau dianalogikan, punya delapan silinder alias inti. Empat di antaranya ngebut di 2.0 GHz buat ngebut pas buka aplikasi atau multitasking ringan, sedangkan empat lainnya di 1.5 GHz, buat efisiensi daya. Jadi, meskipun bukan yang paling ngebut, buat pemakaian sehari-hari seperti browsing, sosmed, atau streaming, masih mumpuni, kok. GPU-nya PowerVR GE8320, ini ibarat suspensi, oke lah buat main game ringan, tapi jangan harap bisa libas game berat dengan setting grafis maksimal, ya! Pokoknya, buat harga segitu, performanya cukup memadai, deh.

Layar

Pakdhe, soal layar Motorola G Pure ini, jujur saja ya, ibarat jendela kamar, kalau makin jernih kan makin betah ngelihatnya. Layarnya 6,5 inci dengan resolusi 720 x 1600 piksel, cukup lah buat scrolling sosmed atau nonton video YouTube sehari-hari, meskipun gak sebagus layar kelas atas yang resolusinya lebih tinggi. Tapi, perlu diingat, ini bukan berarti jelek, ya, Pakdhe. Kalau buat aktivitas kasual, masih oke banget. Pikiran kalau layar lebih tajam kan enak, tapi yang penting jelas. Jadi, buat harga segini, layarnya masih bisa diandalkan kok.

Kamera

Sob, ngomongin kamera Motorola G Pure ini, sebenarnya cukup buat jeprat-jepret sehari-hari. Fitur HDR-nya bikin foto jadi lebih cakep, detail di tempat terang dan gelapnya lebih seimbang. Kalau buat video, ya mentok di 1080p@30fps, cukup lah buat bikin video singkat buat update di medsos. Angka-angka ini, ibaratnya, ketajaman mata kamu (MP), dan seberapa lebar mata bisa buka di kondisi minim cahaya (aperture), sayangnya G Pure ini nggak punya OIS, jadi tangan harus stabil biar nggak goyang. Jadi, kalau pencahayaan bagus, hasil fotonya lumayan oke, tapi kalau di tempat gelap, ya siap-siap agak berisik alias kurang detail.

Baterai

Bro, ngomongin Motorola G Pure, mari kita bahas baterainya, yang ibarat tangki bensin di mobil. Kapasitasnya, atau berapa lama hp ini bisa nyala, penting banget buat aktivitas sehari-hari. Sayangnya, G Pure ini nggak punya “pompa bensin turbo” alias fast charging, cuma mentok di 10W, jadi ngecasnya agak lama kalau dibandingin hp lain. Tapi tenang, meski nggak ngebut, kapasitas baterainya cukup buat nemenin kamu seharian, kok. Angka mAh-nya itu kayak ukuran tangki bensin, makin gede, makin jauh kamu bisa menjelajah dunia digital tanpa khawatir kehabisan daya. Jadi, meskipun ngecasnya nggak secepat kilat, dengan penggunaan normal, G Pure masih oke buat menemani aktivitasmu sehari-hari.

Memori & Penyimpanan

Brader, gimana soal memori dan penyimpanan di Motorola G Pure ini? Nah, buat yang doyan multitasking, RAM 2GB atau 3GB-nya lumayan buat buka beberapa aplikasi sekaligus, ibarat meja kerja: makin luas, makin banyak kerjaan yang bisa dikerjain barengan tanpa nge-lag. Soal penyimpanan, ada pilihan 32GB. Itu buat nyimpen foto, video, aplikasi, dan file-file lainnya, kayak lemari arsip: makin gede, makin banyak barang yang bisa lo simpan! Jadi, kalau lo bukan peng[analisis teknis] unduh film kualitas tinggi atau main game berat, 32GB harusnya cukup, deh. Tapi, jangan harap bisa instal game berat yang memakan banyak ruang, ya!

Konektivitas

Pakdhe, soal konektivitas, Motorola G Pure ini ibarat jembatan dan jalan tol komunikasi. Soal kecepatan internet, HP ini sudah mendukung 4G LTE, jadi buat streaming YouTube atau video call masih cukup lancar, meski tak secepat WiFi 6 (analoginya jalan tol 8 lajur) yang tidak ada di HP ini. Bluetooth 5.0-nya lumayan buat koneksi stabil ke speaker atau earphone, cocok buat dengerin musik sambil nyantai. Sayangnya, fitur NFC-nya absen (ibaratnya, nggak ada kartu tap langsung), jadi nggak bisa buat pembayaran digital yang praktis. GPS dan GLONASS-nya oke buat navigasi, membantu saat nyari jalan.

Desain & Body

Sob, ngomongin desain & body Motorola G Pure ini, ibarat baju yang dipakai setiap hari, harus nyaman di genggaman, bobot yang pas di kantong, dan material yang nggak bikin tangan panas setelah lama dipegang, kan? Nah, bodinya simpel, dengan build kaca di depan, bingkai plastik, dan belakang plastik juga. Beratnya 188 gram, alias masih bersahabat buat dibawa kemana-mana. Soalnya, kalau udah pegang hape yang beratnya kayak batu bata, bisa pegel juga, kan? Ukuran SIM-nya Nano-SIM, standar banget buat hape zaman sekarang. Jadi, meskipun desainnya sederhana, tetap nyaman dipakai sehari-hari, nggak bikin kesel dan enak buat dibawa jalan-jalan.

Kesimpulan

Brader, jadi gini, setelah gue otak-atik si Motorola G Pure ini, kesan keseluruhannya ya… lumayan lah buat harga segitu. Jujur aja, performanya standar, kamera juga nggak istimewa. Tapi, layar gede, baterai awet, cocok buat yang nggak neko-neko, cuma buat sehari-hari, nge-chat, browsing, udah cukup.

Nah, HP ini paling pas buat emak-emak, bapak-bapak, atau anak kuliahan yang duitnya pas-pasan, tapi pengen punya HP baru. Kelebihannya, baterainya emang juara, bisa nge-cas cuma sekali sehari. Tapi, yang perlu dipikirin, performanya kalau buat main game berat ya mikir-mikir dulu, bisa lag. Ya pokoknya, cukup buat kebutuhan dasar, nggak bikin kantong bolong. Okelah, segitu aja review dari gue, semoga membantu, Brader!

Butuh Laptop Juga?

Kalau kalian juga mencari laptop yang cocok untuk kerja, gaming, atau editing, kami punya rekomendasi laptop terbaik dan review lengkap. Cek dulu sebelum membeli biar nggak salah pilih!

Lihat Rekomendasi Laptop →

Informasi Umum

Komponen Detail
Launch > Status Available. Released 2021, October 14

Body & Desain

Komponen Detail
Body > Weight 188 g (6.63 oz)
Body > Build Glass front, plastic frame, plastic back
Body > SIM Nano-SIM

Performa

Komponen Detail
Platform > Chipset Mediatek MT6762G Helio G25 (12 nm)
Platform > CPU Octa-core (4×2.0 GHz Cortex-A53 & 4×1.5 GHz Cortex-A53)
Platform > GPU PowerVR GE8320

Memori

Komponen Detail
Memory > Internal 32GB 2GB RAM, 32GB 3GB RAM

Kamera

Komponen Detail
Main Camera > Features LED flash, HDR, panorama
Main Camera > Video 1080p@30fps
Selfie camera > Features HDR
Selfie camera > Video 1080p@30fps

Layar

Komponen Detail
Display > Size 6.5 inches, 102.0 cm2 (~80.6% screen-to-body ratio)
Display > Resolution 720 x 1600 pixels, 20:9 ratio (~270 ppi density)

Baterai

Komponen Detail
Battery > Charging 10W wired

Jaringan

Komponen Detail
Network > 2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
Network > 3G bands HSDPA 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
Network > 4G bands 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 12, 13, 17, 25, 26, 38, 40, 41, 66, 71
Network > Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps

Lainnya

Komponen Detail
Sound > 3.5mm jack Yes
Comms > Bluetooth 5.0, A2DP, LE
Comms > Positioning GPS, GLONASS
Comms > NFC No
Comms > Radio No
Comms > USB USB Type-C 2.0
Misc > Models XT-2163-4, XT2163-4, XT2163-6, XT2163-1, XT2163-2
Misc > Price About 60 EUR

Tinggalkan komentar