HTC U Play: Review Singkat Desain Kaca, Kamera 16MP, & Performa Helio P10

Bro, ngopi dulu, kuy! Kali ini gue mau bahas HP yang lumayan nih, HTC U Play. Denger-denger sih, ini HP cocok banget buat lo yang pengen tampil kece, tapi tetep stylish. Desainnya yang cakep, dengan balutan kaca yang berkilauan, bikin HP ini jadi pusat perhatian.

Nah, HTC U Play ini cocok banget buat anak muda yang aktif, suka foto-foto buat konten, dan nggak mau ribet sama HP yang terlalu gede. Targetnya sih, buat mereka yang pengen HP dengan performa oke, kamera lumayan, dan tampilan yang bikin pede. Penasaran kan, gimana performa kameranya, baterainya awet nggak, dan fitur-fitur lainnya? Yuk, lanjut baca!

Dapur Pacu

Brader, soal “Dapur Pacu” HTC U Play ini, mari kita bedah santai! Diotaki oleh Mediatek Helio P10, ibarat mesin motor, ini bukan yang paling gahar, tapi cukup buat harian. Dengan prosesor Octa-core, alias punya delapan “silinder”, berarti U Play bisa ngebut di banyak urusan, meski masing-masing “silinder”nya gak terlalu besar. Empat inti 2.0 GHz buat ngebut pas buka aplikasi berat, dan empat inti 1.1 GHz buat irit daya pas baca berita. GPU Mali-T860MP2, yang ibarat “suspensi” buat gaming, lumayan buat main game standar, tapi jangan ngarep grafis ultra ya, nanti nge-lag, deh. Pokoknya, buat sosmed, browsing, dan sesekali nge-game ringan, U Play masih bisa diandalkan, kok!

Layar

Pakdhe, soal layar HTC U Play ini, ibarat jendela kamar, makin jernih makin enak dipandang, dan untungnya, ia cukup memanjakan mata. Layarnya 5.2 inci dengan resolusi Full HD, cukup buat baca berita atau nonton video YouTube tanpa perlu menyipitkan mata. Walaupun bukan yang paling luas, tapi rasio screen-to-body-nya masih oke lah, gak terlalu tebal bingkainya. Kerapatan pikselnya 428 ppi, angka yang cukup tinggi, gambarnya tajam. Oh ya, ada pelindung Gorilla Glass juga, jadi lumayan aman kalau kepentok-kentok. Sayangnya, refresh rate nya belum 120Hz, jadi scrollingnya tidak semulus yang premium, tapi secara keseluruhan, layar ini cukup memadai untuk penggunaan sehari-hari, Pakdhe!

Kamera

Sob, ngomongin HTC U Play, mari kita bedah kameranya, ya! Jangan berharap kualitas setara kamera profesional yang segede gaban, tapi cukup buat ngeksis di media sosial, kok. Fitur HDR-nya bikin foto lebih berwarna, ibarat lensa mata fotografer yang bisa melihat detail di area terang dan gelap sekaligus. Untuk video, resolusi 1080p@30fps udah lumayan buat bikin konten sehari-hari, meskipun nggak sesempurna film dokumenter Hollywood. Ingat, meskipun nggak ada stabilisasi optik alias OIS, jangan berkecil hati, ya, coba pegang HP-nya yang stabil biar hasil videonya nggak goyang-goyang kayak goyang dumang! Intinya, kamera ini cukup buat mengabadikan momen, asal jangan berharap kualitas setara kamera DSLR, ya!

Baterai

Bro, soal baterai HTC U Play ini, ibarat tangki bensin mobil, ya. Kapasitasnya mungkin nggak sebesar SUV, tapi lumayan buat nemenin aktivitas harianmu. Dengan waktu standby sampai 427 jam (3G), artinya kalau cuma buat standby doang, si U Play ini bisa awet banget, bahkan lebih dari dua minggu! Nah, buat nelpon, kamu bisa ngobrol asik sampai 15 jam di jaringan 3G, cukup buat ngegosip panjang lebar sama temen-temen. Pengisian dayanya sih standar, 10W, jadi nggak secepat pompa bensin turbo yang ada di HP flagship, tapi cukup kok buat nge-charge sambil santai di rumah atau di kantor.

Memori & Penyimpanan

Brader, soal memori dan penyimpanan di HTC U Play ini, mari kita bedah santai. Unit ini punya dua pilihan, ada yang RAM 3GB dengan storage 32GB, ada juga yang RAM 4GB dengan storage 64GB. Nah, RAM itu ibarat meja kerja di kantor, makin luas, makin banyak aplikasi bisa dibuka sekaligus tanpa lemot. Sementara storage atau penyimpanan internal itu kayak lemari arsip, makin gede, makin banyak foto, video, lagu, atau file lainnya yang bisa kamu simpan. Jadi, buat penggunaan sehari-hari, kalau kamu sering multitasking, pilih yang RAM 4GB biar nyaman. Kalau suka simpan banyak file multimedia, pilih yang 64GB. Tapi, dua-duanya sih cukup oke kok buat kebutuhan standar!

Konektivitas

Pakdhe, soal konektivitas, HTC U Play ini lumayan lengkap buat nemenin aktivitas sehari-hari, meskipun gak seheboh jalan tol 8 lajur macam WiFi 6 yang kekinian. Untungnya, Pakdhe, kita masih dapat “jembatan” 4G yang lumayan ngebut, lengkap dengan dukungan frekuensi buat operator di Indonesia. Kecepatan HSPA dan LTE-nya juga asik buat browsing dan streaming. Bluetooth 4.2-nya cukup buat nyambung ke speaker atau earphone, meski kurang canggih dibanding Bluetooth 5 yang lebih stabil. Jangan khawatir, NFC-nya ada, jadi kalau mau bayar pakai kartu tap langsung, langsung sikat aja! GPS dan GLONASS-nya juga siap nemenin Pakdhe nyari jalan, walaupun radio FM-nya gak ada. Pokoknya, buat urusan koneksi dari 2G sampai 4G, si U Play ini siap menemani Pakdhe.

Desain & Body

Sob, mari kita bedah tampilan dan bodi HTC U Play ini! Kalau diibaratkan, ya, ini seperti baju yang kamu pakai setiap hari. Bobotnya 145 gram, hmm, pas lah untuk dibawa-bawa, nggak terlalu berat kayak bawa batu bata. Materialnya, ada kaca di depan dilindungi Gorilla Glass, belakang plastik, dan bingkai plastik. Jangan salah, meski plastik, desainnya tetap kece dan enak digenggam. Soalnya, HP ini punya bentuk yang pas di tangan, jadi nggak bikin pegal walau dipakai seharian. Soal SIM, tenang aja, ada dua slot Nano-SIM, jadi kamu bisa aktifin dua nomor sekaligus buat urusan kerjaan dan pribadi.

Kesimpulan

Brader, jadi gini nih kesimpulan dari HTC U Play ini. Jujur aja ya, secara keseluruhan HP ini oke sih, desainnya cakep, layarnya juga bening. Tapi, performanya ya gitu deh, standar buat harian, gak bisa buat nge-game berat.

Nah, HP ini paling cocok buat kalian yang pengen HP stylish buat gaya-gayaan, plus suka foto-foto. Kelebihannya, desainnya emang bikin jatuh hati. Tapi, kalian perlu mikir-mikir soal performanya, jangan ngarep yang muluk-muluk.

Pokoknya, kalau kalian nyari HP yang kece buat sosmed dan foto, HTC U Play ini bisa jadi pilihan. Tapi, jangan lupa pikirin kebutuhan kalian ya, Brader. Jangan sampai salah pilih! Sip dah!

Butuh Laptop Juga?

Kalau kalian juga mencari laptop yang cocok untuk kerja, gaming, atau editing, kami punya rekomendasi laptop terbaik dan review lengkap. Cek dulu sebelum membeli biar nggak salah pilih!

Lihat Rekomendasi Laptop →

Informasi Umum

Komponen Detail
Launch > Status Discontinued

Body & Desain

Komponen Detail
Body > Weight 145 g (5.11 oz)
Body > Build Glass front (Gorilla Glass), plastic back, plastic frame
Body > SIM Nano-SIM + Nano-SIM

Performa

Komponen Detail
Platform > Chipset Mediatek MT6755 Helio P10 (28 nm)
Platform > CPU Octa-core (4Ă—2.0 GHz Cortex-A53 & 4Ă—1.1 GHz Cortex-A53)
Platform > GPU Mali-T860MP2

Memori

Komponen Detail
Memory > Internal 32GB 3GB RAM, 64GB 4GB RAM

Kamera

Komponen Detail
Main Camera > Features Dual-LED dual-tone flash, panorama
Main Camera > Video 1080p@30fps
Selfie camera > Features HDR
Selfie camera > Video 1080p@30fps

Layar

Komponen Detail
Display > Size 5.2 inches, 73.2 cm2 (~68.7% screen-to-body ratio)
Display > Resolution 1080 x 1920 pixels, 16:9 ratio (~428 ppi density)
Display > Protection Corning Gorilla Glass (unspecified version)

Baterai

Komponen Detail
Battery > Charging 10W wired
Battery > Stand-by Up to 427 h (3G)
Battery > Talk time Up to 15 h (3G)

Jaringan

Komponen Detail
Network > 2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
Network > 3G bands HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100
Network > 4G bands 1, 3, 5, 7, 8, 20, 28, 38, 40
Network > Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE (2CA) Cat6 300/50 Mbps

Lainnya

Komponen Detail
Sound > 3.5mm jack No
Comms > Bluetooth 4.2, A2DP, LE
Comms > Positioning GPS, GLONASS
Comms > NFC Yes
Comms > Radio No
Comms > USB USB Type-C 2.0
Misc > Models U Play, U-2u, 2PZM3
Misc > Price About 150 EUR

Tinggalkan komentar